7 Alasan Indonesia Menjadi Negara Kuat

Semua negara di manapun adanya pasti ingin menjadi negara besar dan “suaranya” didengar ke seluruh penjuru dunia dan keputusan politiknya bisa mempengaruhi dunia. Kalau selama ini, terutama sejak Perang Dunia ke dua( PD II) dikuasai oleh “The Big Five”  yang saya s singkat dengan RAPIC ( Rusia, Amerika, Perancis, Inggris dan Cina), sekarang ada kekuatan baru yang mencoba membentuk semacam koalisi yaitu BRIC( Brazil, Rusia, India dan Cina), tapi yang terakhir ini lebih menjurus keperdagangan, namun bisa jadi sebuah kekuatan baru, karena diantara empat negara semuanya punya nuklir, kecuali Brazil. Berikut ini adalah 7 alasan Indonesia menjadi negara kuat.

  1. Indonesia sebagai suatu wilayah adalah negara besar, dan ini bukan main-main. Wilayah Indonesia yang membentang tepat di garis khatulistiwa yang memanjang di garis ekuator sejauh 46 derajat yang membentang dari 95 derajat Bujur Timur dan 141 derajat Bujur Timur. Dan kalau mau diibaratkan, misalnya Singapur negara kecil ini yang suka memprovokasi Indonesia dimasukan kedalam hutan Kalimantan “hilang” ditelan luasnya hutan Kalimantan atau hutan di Papua. Jadi negara Indonesia adalah negara besar, itu sebuah modal yang utama untuk berperan di kancah dunia.
  2. Indonesia yang mempunyia letak geografi sangat strategis yang diapit oeh dua buah benua( Asia dan Asutralia) dan diapit oleh dua samudera ( Hindia dan Pasifik) adalah sebuah modal yang tak bisa dianggap enteng. Dengan letak yang strategis ini Indonesia adalah negara yang paling mudah menyerap apapun yang datang dari luar, karena bentuk negaranya kepulauan, yang mempunyai sedemikian banyak pintu gerbang, dan masuk ke Indonesia mudah melalui jalur laut mulai dari Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Bali,  Selat Lombok, Selat Makasar, Selat Karimata dan seterusnya. Ini memungkinkan Indonesia menjadi negara transit bagi barang-barang komoditi yang menghubungkan Asia, Australia, Afrika, Amerika dan Eropa! Bila dikelola dengan baik, maka pelabuhan tanjung Priok, misalnya bisa mengalahkan pelabuhan di Singapur!
  3. Indonesia sangat kaya dengan sumber daya alamnya, sumber daya alam yang melimpah ini, seakan-akan tak habis-habisnya walau dikeruk sudah tujuh turunan! Indonesia kaya dengan sumber daya alam yang dapat diperbaharui, seperti hutan, pertanian, perikan dan lain sebagainya. Juga kekayaan lama , seperti barang tambang yang melimpah.  Dan jangan lupa matahari adalah sumber alam di Indonesia yang tak habis-habisnya di pakai dan tetap bersinar sepanjang tahun, bandingkan dengan negara-negara di belahan bumi Selatan atau Utara, yang pada musim dingin, selama rata-rata tiga bulan, tidak mendapatkan sinar matahari! Nah di Indosia sinar matahari itu melimpah ruah, sepanjang hari dan sepanjang tahun matahari terus bersinar, dan kalau dimanfaatkan energi matahari itu, wah bukan main, Indonesia bisa kaya dengan energi listrik yang berasal dari matahari!
  4. Indonesia kaya dengan budaya daerah yang beraneka ragam dan kalau budaya itu dapat ditanamkan dan dikembangkan kepada generasi selanjutnya,  maka budaya Indonesia itu akan mendunia. Contoh sederhana adalah Batik, Angklung, Keris dan lain sebagainya. Dan banyak lagi budaya daerah yang sekarang menjadi budaya kebanggan  nasional, seperti tari Saman, tari Barong, tari topeng, Jaipongan dan lain sebagainya. Ini juga merupakan modal yang kuat untuk menarik pariwisata asing maupun domestik dan akan menambah devisa negara bagi Indonesia.
  5. Indonesia mempunyia keanekaragaman bahasa dan suku yang menjadi kajian dunia antropologi yang tak habis-habisnya untuk digali. Belum lagi dengan dengan berbagai upacara adat yang membuat khasanah budaya Indonesia semakin beragam dan sangat potensial untuk dikembangkan menjadi antraksi yang mendunia. Maka pihak-pihak yang terkait dengannya, yaitu pemerintah pusat dan daerah untuk bahu membahu mengembangkan itu semuanya, agar semua potensi-potensi tadi berkambang dan menjadi sesuatu yang riil dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.
  6. Indonesia punya idiologi Pancasila yang mampu mengikat keanekaragaman yang ada, hingga Indonesia menjadi negara kesatuan yang susah untuk dipecah belah, walau puluhan ribu pulaunya sangat potensial untuk dipecah belah! Namun dengan adanya  idiologi Pancasila semua itu dapat dirangkul dan dapat disatukan! Ini bukan main-main, keberhasilan Idiologi Pancasila yang digali oleh para tokoh pendiri negara Indonesia adalah warisan yang tak ternilai harganya! Dan itu diakui dunia. Bisa dibayangkan, tak kurang dari 17 ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke dapat disatukan dengan Pancasila. Lihat Uni Soveit yang satu daratan saja sudah pecah dan lenyap dalam peta dunia. Yugoslaviapun demikian, pecah belah walau satu daratan. Bandingkan dengan Indonesia, dan ini wajib kita syukuri, dari sekian ribu pulau yang terpisah-pisah itu tetap terikat kuat menjadi negara  kesatuan yang sukar dipisahkan, karena ikatan yang kuat dari idiologi Pancasila. Dengan demikian idiologi ini menjadi modal untuk kebangkitan Indonesia di masa depan, berbeda-beda tapi satu jua, itulah semboyan kita, Bhineka Tunggal Ika.
  7. Indonesia mempunyai kebiasaan hidup yang sangat terkenal dan itu sudah mendunia, yaitu gotong royong! Kebiasaan hidup bergotong royong adalah modal yang tak bisa disepelekan, ini modal yang kuat untuk menjadi negara besar. Karena mudah untuk diajak bekerjasama satu sama lain sesama bangsa Indonesia untuk memajukan bangsa ini. Gotong royong, bahu membahu membangun bangsa, sebuah kekuatan yang maha dasyat kalau bisa dikelola dengan baik oleh para pemimpin yang amanah, berani, tegas dan jujur.

Itulah tujuh modal yang bisa dijadikan “bahan baku” untuk menjadikan Indonesia bangsa yang besar dan kuat, setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia, paling tidak bila dapat masuk ke dalam BRIC, menjadi BIRIC! Bila Indonesia bisa masuk ke dalam organisasi BRIC, Indonesia tak bisa dianggap enteng lagi oleh negara-negara lain.  Karena kalau mengancam Indonesia ada kekuatan dibaliknya yang mendukung, yaitu Rusia, Cina, India dan Brazil.

Selain itu untuk menjadi Negara yang kuat, Indonesia harus dipimpin oleh orang-orang yang punya misi dan visi ke depan dan dipimpin oleh orang-orang yang duduk di lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif yang amanah, berani, tegas dan jujur. Satu lagi kalau Indonesia ingin menjadi negara yang disegani oleh dunia, sekaligus ditakuti dunia untuk diserang atau diancam-ancam, Indonesia harus punya reaktor nuklir, baik untuk tujuan damai atau menjaga keamanan dari negara lain yang mencoba-coba memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Leave a Reply